Minggu, 01 Juni 2014

si kantung plastik gorengan

bagiku tidak ada yang menjadikanku tidak bermanfaat yang aku lakukan di dunia ini. sebuah usaha dan penantian tidak akan sia-sia ketika kita melakukan. aku sebuah kantung plastik gorengan dengan bahagia menjadi tempat bagi semua gorengan yang dipesan pembeli. sahabatku adalah koran bekas untuk menyerap minyak.

tak masalah bagi kami bersahabat, aku adalah kantung plastik gorengan akan menjaga gorengan-gorengan panas sampai ke perut pembeli dengan senang hati. aku tau aku akan dibuang tentunya di tempat sampah. aku tau aku akan bertemu botol bekas, kertas bekas bahkan terkadang aku bertemu si uang kertas.

kehidupan menjadi kantung plastik gorengan sangatlah singkat. aku akan dikeluarkan dari tempat ku. lalu aku akan digunakan dan aku akan dibuang seketika gorengan habis. aku akan melalui proses daur ulang kembali. bagian-bagian tubuhku akan dicabik-cabik dan digabungkan kembali dengan bagian-bagian tubuh yang lainnya. sehingga kami akan bersatu menjadi jiwa yang baru lagi.

begitulah kami, kantung plastik gorengan.

beracun

biarkanlah semua berjalan seperti biasa
ketika bibir menggumam dan mata menyipit menatap
takkan meneteskan rasa kecewa

aku tetap berjalan seperti biasanya
tak ubahnya aspal jalanan
tak kan merasa hancur dilindas kendaraan berat

bukan aku namanya
jika seperti dodol
manis tetapi lembek

bukan aku namanya
jika seperti kerupuk
renyah tetapi mlempem

pernahkah terfikirkan
menjadi ketela?
mengakar dan beracun

beracun untuk melindungi harga diri