biarkanlah semua berjalan seperti biasa
ketika bibir menggumam dan mata menyipit menatap
takkan meneteskan rasa kecewa
aku tetap berjalan seperti biasanya
tak ubahnya aspal jalanan
tak kan merasa hancur dilindas kendaraan berat
bukan aku namanya
jika seperti dodol
manis tetapi lembek
bukan aku namanya
jika seperti kerupuk
renyah tetapi mlempem
pernahkah terfikirkan
menjadi ketela?
mengakar dan beracun
beracun untuk melindungi harga diri
ketika bibir menggumam dan mata menyipit menatap
takkan meneteskan rasa kecewa
aku tetap berjalan seperti biasanya
tak ubahnya aspal jalanan
tak kan merasa hancur dilindas kendaraan berat
bukan aku namanya
jika seperti dodol
manis tetapi lembek
bukan aku namanya
jika seperti kerupuk
renyah tetapi mlempem
pernahkah terfikirkan
menjadi ketela?
mengakar dan beracun
beracun untuk melindungi harga diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar